Sabtu, 01 Agustus 2009
Mengembalikan Jati Diri Bangsa Kita
Saya mengajak untuk semua pembaca artikel ini, mari saling berpegangan tangan, kita sikapi masalah ini secara bijak janganlah jadi orang yang mencoba memancing di air keruh, sudah cukup bangsa ini menderita. Akhir kata semoga artikel saya sebagai bentuk Mengembalikan Jati Diri Bangsa ini ada manfaatnya. Sukses slalu blogger Indonesia.
Mengembalikan Jati Diri Bangsa Indonesia
Sungguh tragis disaat pemilu berlangsung sebagai upaya demokratis Mengembalikan Jati Diri Bangsa akibat pemboman ini muncul spekulasi berbau tidak sedap, suara-suara miringpun bermunculan, saling tuding dan tuduh menjadi budaya baru, sebuah fenomena lama yang kembali terulang lagi. Lantas bagaimana kita menyikapinya?? terus terang saya bukan orang yang mengerti kalau berbicara hal beginian tapi sebagai orang yang mendukung kontes Mengembalikan Jati Diri Bangsa berharaf kasus kita ini cepat berakhir.
Mengembalikan Jati Diri Bangsa
64 tahun lamanya kita menghirup udara kebebasan, udara segar yang sebelumnya mereka tidak pernah dapatkan, mereka berjuang hanya dengan satu tujuan Mengembalikan Jati Diri Bangsa Indonesia yang sebelumnya telah dirampas oleh yang namanya penjajahan. Bersyukur itulah kata yang pantas kita ucapkan sekarang, dan yang sudah pasti kita sebagai generasi penerus perjuangan mereka harus berani untuk melangkah kedepan.
Jumat, 31 Juli 2009
Mari Mengembalikan Jati Diri Bangsa
Indonesia kaya akan keindahan alam, hutan tropis, tanah yang subur, hasil laut yang melimpah ruah, adat istiadat dan kebudayaan yang beraneka ragam. Ratusan ribu warisan kekayaan Indonesia telah ditinggalkan oleh leluhur kepada kita. Mampukah kita untuk menjaganya?
Namun, kenyataan yang kita hadapi sekarang ini tidak seperti apa yang kita harapkan sebelumnya. Produksi beras tidak sebesar dahulu. Bahkan, indonesia mulai tergantung dengan beras dari luar negeri. Impor beras lebih besar dibandingkan dengan ekspor beras kita. Selain daripada itu, negara indonesia telah sering kali diguncang oleh bencana. Tsunami, gempa, tanah longsor, banjir dan lumpur lapindo terus menerus menerjang ibu pertiwi. Akankah kita diam melihat hal ini? Akankah kita dapat Mengembalikan Jati Diri Bangsa ini?
Namun, kenyataan yang kita hadapi sekarang ini tidak seperti apa yang kita harapkan sebelumnya. Produksi beras tidak sebesar dahulu. Bahkan, indonesia mulai tergantung dengan beras dari luar negeri. Impor beras lebih besar dibandingkan dengan ekspor beras kita. Selain daripada itu, negara indonesia telah sering kali diguncang oleh bencana. Tsunami, gempa, tanah longsor, banjir dan lumpur lapindo terus menerus menerjang ibu pertiwi. Akankah kita diam melihat hal ini? Akankah kita dapat Mengembalikan Jati Diri Bangsa ini?
Langganan:
Postingan (Atom)
